Tampilkan postingan dengan label Madrasah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Madrasah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Februari 2019

Perjuangan Siswa Madrasah Lintasi Sungai Tamiang Demi Simulasi UAMBN BK

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.


Siswa MAS Merdeka Tampor Paloh melintasi Sungai Tamiang menggunakan perahu kayu Perjuangan Siswa Madrasah Lintasi Sungai Tamiang Demi Simulasi UAMBN BKSiswa MAS Merdeka Tampor Paloh melintasi Sungai Tamiang menggunakan perahu kayu, Sabtu (16/02). (foto : Inmas Aceh)
Kemenag (Aceh Timur) --- Sabtu (16/02), 13 remaja tampak bersiap di tepi dermaga gampong Tampor Paloh, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.  Mereka adalah siswa-siswa Madrasah Aliyah Swasta Merdeka, satu-satunya sekolah tingkat menengah atas yang ada di Gampong Tampor Paloh.
Didampingi Kepala Madrasah dan guru pembimbing, satu per satu mereka mulai menaiki kapal kayu yang tertambat di dermaga. Karena luas kapal tak terlampau besar, mereka pun harus duduk berdesakan dengan kaki tertekuk.
Bukan hal yang menyenangkan tentunya. Apalagi mereka akan menempuh perjalanan selama empat jam melintasi Sungai Tamiang menuju Kota Kuala Simpang dengan kapal kayu tanpa pengaman ini.
Siswa MAS Merdeka Tampor Paloh melintasi Sungai Tamiang menggunakan perahu kayu Perjuangan Siswa Madrasah Lintasi Sungai Tamiang Demi Simulasi UAMBN BK
Tapi ini satu-satunya transportasi yang dapat mereka gunakan, demi mengikuti Simulasi Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UAMBN – BK) di kecamatan seberang, Kecamatan Peureulak Timur.
“Simulasi UAMBN BK baru akan dilaksanakan pada 18 – 20 Februari 2019, tapi mereka harus sudah berangkat sejak dua hari sebelumnya karena perjalanan yang harus mereka tempuh cukup panjang,” ujar Kasie Madrasah Kankemenag Aceh Timur, Mulkan Damanik, Senin (18/02).
Menurut Mulkan, setibanya di Kota Kuala Simpang, 13 siswa MAS Merdeka masih harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit menuju Langsa. Mereka kemudian menginap di rumah Ketua Yayasan Merdeka di Langsa.
“Baru hari Senin ini mengikuti simulasi UAMBN BK, bergabung dengan MAS Al-Widyan Alue Lhok Kec. Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur. Perjalanan dari Langsa ke lokasi ujian sekitar satu jam,” jelas Mulkan yang mendapat tugas dari Kepala Kankemenag Kabupaten Aceh Timur untuk terus memantau perjalanan siswa MAS Merdeka.
Perjalanan panjang melintasi Sungai Tamiang disertai perjalanan darat ini terpaksa mereka lakukan karena hingga saat ini MAS Merdeka Tampor Paloh belum memiliki fasilitas guna melaksanakan ujian berbasis komputer.
“Jangankan laboratorium komputer dan server, jaringan internet pun belum ada di madrasah ini.  Padahal ini satu-satunya sekolah tingkat atas di gampong itu, dan selain UAMBN mereka juga harus mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” kata Mulkan.
Meski demikian, siswa-siswi MAS Merdeka tampak bersemangat mengikuti proses simulasi UAMBN BK. “Mereka tetap semangat. Padahal untuk sampai ke sini, mereka pun harus rela menabung untuk membiayai transportasi hingga biaya makan di perjalanan ini. Belum lagi, resiko yang harus mereka tempuh selama perjalanan,”kisah Mulkan.
Siswa MAS Merdeka Tampor Paloh melintasi Sungai Tamiang menggunakan perahu kayu Perjuangan Siswa Madrasah Lintasi Sungai Tamiang Demi Simulasi UAMBN BK
Bila arus Sungai Tamiang tenang, perjalanan Tampor Paloh – Kuala Simpang dapat ditempuh dalam waktu empat jam. “Tapi untuk kembalinya nanti,  dari Kuala Simpang – Tampor Paloh, dengan kapal kayu kecil itu mereka harus menempuh perjalanan enam sampai delapan jam. Karena harus melawan arus,” ujar Mulkan.
Menurut Mulkan, hal ini perlu menjadi perhatian bersama. Tak hanya Kementerian Agama, tapi juga pemerintah daerah. Jika dapat diusahakan jaringan internet masuk ke Gampong Tampor Paloh, maka mereka tak perlu melakukan perjalanan penuh resiko tersebut.
“Mereka melakukan seperti ini tidak hanya sekali ini saja, akan tetapi masih tersisa tiga kali lagi.  Yaitu, gladi bersih simulasi UNBK, Pelaksanaan UNBK dan UAMBN BK, sehingga akan membuat mereka lelah ekonomi dan juga jasmani,”lanjut Mulkan.
Siswa MAS Merdeka Tampor Paloh melintasi Sungai Tamiang menggunakan perahu kayu Perjuangan Siswa Madrasah Lintasi Sungai Tamiang Demi Simulasi UAMBN BK
Sebelumnya menurut Mulkan, MAS Merdeka yang memiliki 40 siswa ini telah mendapatkan batuan pembangunan satu ruang kelas dari Kanwil Kemenag Aceh. “Saat ini selain ruang kelas, MAS ini juga memiliki tiga balai hasil swadaya masyarakat dan IKAPDA Aceh, satu ruang perpustakaan yang berasal dari bantuan Pertamina, serta dua MCK,” tutur Mulkan.
Mulkan berharap segenap pihak dapat memberikan perhatian kepada siswa-siswa MAS Merdeka ini. “Bagaimana pun, mereka juga anak negeri yang tetap hormat pada sang saka merah putih.Mereka adalah mutiara Aceh,”tandasnya.

Sumber : Inmas Aceh

Sumber https://www.hanapibani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Jumat, 22 Februari 2019

Ayo Buruan Daftar di MAN Insan Cendekia Tanah Laut Kal-Sel.

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.

Ayo Buruan Daftar di MAN Insan Cendekia Tanah Laut Kal Ayo Buruan Daftar di MAN Insan Cendekia Tanah Laut Kal-Sel.

Pendaftar Seleksi Nasional Peserta Didik Baru (SNPDB)  MAN Insan Cendekia Tanah Laut Kalimantan Selatan Perkabupaten/kota. 

Ayo buruan daftar di MAN Insan Cendekia Tanah Laut Kalimantan Selatan.
Lebih awal mendaftar lebih mudah karena server tidak ada gangguan.

Kementerian Agama menerapkan Sistem Seleksi Nasional Peserta Didik Baru MAN Insan Cendekia, MAN Program Keagamaan, dan MAN Kejuruan (SNPDB MANIC-MANPK-MAKN). SNPDB MANIC-MANPK-MAKN ini merupakan salah satu instrumen untuk menjaring calon peserta didik yang potensial ditinjau dari sisi akademik, kepribadian, dan kesehatan, sehingga diharapkan dapat mengikuti pendidikan secara optimal di madrasah dengan sistem berasrama.  Di samping itu, SNPDB MANIC-MANPK-MAKN Tahun Pelajaran 2019/2020 diharapkan dapat menjaring peserta didik yang berpotensi, yang dapat dilihat dari beberapa indikator tes bakat skolastik peserta didik berupa: kemampuan verbal, kemampuan kuantitatif/numerik, kemampuan logika/penalaran, dan kepribadian, serta tes akademik yang meliputi bidang studi: Matematika, IPA (Fisika dan Biologi), Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam, dan Bahasa Arab.
Tujuan SNPDB MANIC-MANPK-MAKN Tahun Pelajaran 2019/2020 ini adalah:
  1. memberikan kesempatan kepada lulusan terbaik MTs/SMP negeri dan swasta untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu di MAN Insan Cendekia, MAN Program Keagamaan, dan MAN Kejuruan.
  2. memberikan peluang kepada MAN Insan Cendekia, MAN Program Keagamaan,  dan MAN Kejuruan untuk menjaring calon peserta didik baru yang memiliki potensi kecerdasan yang tinggi dan berkualitas di bidang akademik, keimanan, dan ketakwaan serta mempunyai wawasan kebangsaan yang tinggi.

Keterangan lebih lanjut klik aja :
www.ictala.sch.id 
madrasah.kemenag.go.id/snpdb2019

Adapun mengenai persyaratannya sebagai berikut :




Sumber https://www.hanapibani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kamis, 21 Februari 2019

Madrasah Ini Nyaris Roboh Meski Berada di Tengah Kota

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.


Assalaamu'alaikum Sahabat . 
Mengutip dari salah satu artikel dari Banjarmasinpost.co.id yang menceritakan mengenai keberadaan madrasah yang hampir roboh meski berada ditengah kota, disini kami merasa sangat bersyukur dengan segala sarana dan prasarana yang madrasah kami punya. 
Meski kami berada jauh dari ibu kota Provinsi (sekitar 125 km), ternyata madrasah kami jauh lebih baik dari ini. 
Miris memang, begitulah kondisi sebuah Madrasah Ibtidayah Swasta Musyawarah di Kelurahan Kampung Gadang, Kota Banjarmasin, Kalsel, Kamis (21/2/2019) siang.
Berada di tengah perkotaan, rupanya tak menjamin sejumlah siswanya pun bisa menikmati fasilitas yang layak seperti sekolah-sekolah pada umumnya.
Sekolah tersebut sejatinya memang terdiri dari tujuh ruangan. Enam diantaranya ruang kelas sedangkan sisanya merupakan ruang kantor guru.
Layaknya pelajar pada umumnya, sekilas sejumlah murid pun Kamis (21/2/2019), mengikuti proses belajar dan mengajar menggunakan meja dan kursi.
Namun yang cukup menyita perhatian, ialah terlihat pada lantai sekolah. Pasalnya, hampir sepanjang tujuh meter lebih papannya terlepas dan menganga.
Selain itu, kondisi miris lainnya juga terlihat pada plafon teras sekolah yang dibiarkan lama bolong dan rusak.
Madrasah Ibtidayah Swasta Musyawarah di Kelurahan Kampung Gadang, Kota Banjarmasin (banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie)
Tidak hanya di luar ruangan melainkan kondisi memprihatinkan lainnya juga nampak di dalam kelas.
Satu diantaranya seperti di kelas satu MIS Musyawarah, di ruangan tersebut sejumlah siswa selain memperuntukkannya sebagai ruang belajar.
Ternyata juga tempat berwudhu ketika hendak menunaikannya shalat zuhur. Gundukan kayu galam juga nampak terlihat di ruangan itu.
Kepala MIS Musyawarah, Sirajuddin mengaku kondisi memprihatinkan tersebut sudah berlangsung sejak 2010 lalu. Ia sebetulnya juga sudah berupaya mencari jalan untuk memperbaikinya.
Namun lantaran belum mendapatkan tanggapan baik dari pihak swasta maupun pemerintah, sampai saat ini upaya tersebut masih pupus.
"Iya dulu pernah masukkan proposal bantuan perbaikan ke Kemenag Kota Banjarmasin sebanyak sekitar dua atau tiga kali. Cuman enggak tahu kenapa belum ada tanggapan," jelasnya. 
Kami selaku admin IndoINT.com  hanya bisa mendo'akan,  semoga semua madrasah di seluruh Indonesia semakin baik dan hebat. 

Sumber: banjarmasinpost.co.id

Sumber https://www.hanapibani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Rabu, 06 Februari 2019

19 Ide Kreatif dalam Dekorasi Kelas

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.

Assalaamu'alaikum Sahabat . 

Kelas merupakan tempat di mana anak-anak belajar, berinteraksi dengan teman-teman mereka, dan berkreasi. 

Di kelas, terutama untuk anak-anak di usia pra-sekolah, anak-anak didorong untuk terus berkarya. Oleh karena itu, diperlukan lingkungan yang bisa mendukung produktivitas mereka. Melakukan dekorasi kelas adalah salah satu cara menciptakan lingkungan yang ramah anak.

Yang terpenting dalam mendekorasi kelas adalah anak-anak juga ikut terlibat di dalamnya. Dengan mendekorasi kelas mereka sendiri, mereka merasa jadi bagian dari ruangan tersebut dan makin semangat untuk belajar. Kali ini, Kami akan berbagi inspirasi mengenai ide-ide dekorasi kelas yang sangat kreatif. 

Sobat bisa mengajak anak-anak atau murid-muridmu untuk mencoba dekorasi kelas berikut ini:

1.

2.

3.
 4.
 5.
 6.
 7.
 8.
 9.
 10.
 11.
 12.
 13.

 14.
 15.
 16.
 17.
 18.
 19.



Sumber https://www.hanapibani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.