Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Februari 2019

Cara Membuat Kuis dengan Barkode untuk Memotivasi Siswa

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.

Dunian pendidikan terus berkembang dengan inovasi-inovasi terbaru, metode dan alat pembelajarannya pun selalu berkembang. Hal ini disebabkan kemajuan teknologi yang semakin pesat sehingga proses belajar mengajar menuntut untuk menguasai teknologi informatika dan komunikasi (TIK).

Banyak cara yang digunakan oleh guru untuk memotivasi siwanya dalam kegiatan belajar seperti misalnya membuat pembagian peran, studi kasus, simulasi, debat, transfer pengetahuan secara singkat, diskusi, presentasi dengan audio-visual serta membuat kerja kelompok kecil. Termasuk memberikan reward poin apabila siswa mampu menjawab dan memecahkan masalah yang diberikan oleh gurunya.

Salah satu metode yang sering digunakan oleh guru adalah pretest. kuis (Pretest) adalah sebagian bagian dari usaha untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan mereka tentang  materi pelajaran yang saat itu sedang dipelajarinya.

Kuis interaktif ini merupakan penggabungan dari metode ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas yang dikemas dalam suatu permainan kuis. Permainan seperti ini memberikan kesempatan kepada pemain dan semua peserta bahkan penonton untuk melakukan upaya kreatif.

Dalam hal ini agar lebih menarik sedikit merubah pola kuis dengan memperpadukan scan barkode yakni menyembunyikan pertanyaan dalam sistem barkode.

Anda bisa membaginya menjadi beberapa level tingkatan. Anda bisa memberikan reward poin yang berbeda dalam setiap tingkat level. Anda juga bisa mengurangi poin jika siswa tidak mampu memecahkan masalah.

Untuk merancang skenario proses pembelajaran dengan metode kuis, tentu saja yang ahlinya adalah Anda sendiri. Namun dalam hal berkaitan dengan alat yang dipakai saya akan memberikan langkah cara membuat kuis dengan Barkode.
Dunian pendidikan terus berkembang dengan inovasi Cara Membuat Kuis dengan Barkode untuk Memotivasi Siswa

Langkah Membuat Kuis dengan Barkode :

Pertama, siapkan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang akan dipelajari
Kedua, silahkan kunjungi laman https://www.barcodesinc.com/generator/qr/
Ketiga, copy pastekan pertanyaan ke Text to embed in QR Code, kemudian create QR code
Keempat, Klik kanan pada QR code kemudian simpan gambar sebagai...
Kelima, buka microsoft word kemudian insert QR code
Keenam, print out QR code (barkode)

Agar metode kuis ini bisa berjalan dengan baik, Anda juga perlu menyiapkan aplikasi scan barkode pada smartphone siswa.

Baca juga cara membuat soal online dengan microsoft forms

Semua metode pemebalajaran tidak luput dari kelebihan dan kekurangan, Namun setelah Anda mencoba pasti akan tahu betapa besar manfaat yang dapat diambil dari metode quiz team ini.
Sumber https://ibadjournals.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sabtu, 23 Februari 2019

PENJELASAN APLIKASI DAPODIK VERSI 2019.C

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.



Bagi para operator sekolah tentunya akan sangat menantikan rilis aplikasi dapodik terbaru yang akan di gunakan pada semester ini, sebab aplikasi dapodik versi 2019.b sudah tidak dapat lagi di gunakan dalam melakukan update data atau dalam hal syncronisasi data .

Seperti yang telah di jelaskan dalam beberapa pemberitahuan bahwa dalam waktu dekat ini akan di luncurkan aplikasi dapodik terbaru Yang akan di gunakan mulai semester 2 tahun 2019. Nama aplikasi dapodik terbaru tersebut adalah aplikasi dapodikdasmen versi 2019.c


Aplikasi dapodik versi 2019.c merupakan aplikasi dapodik terbaru yang akan mulai di gunakan pada semester 2 tahun 2019. Adapun beberapa fitur yang akan di sematkan pada aplikasi dapodik versi 2019.c ini memiliki beberapa perbedaan dan perubahan serta perbaikan dari aplikasi dapodik versi yang sebelumnya.

Pada postingan kali ini saya hanya ingin membahas sedikit mengenai beberapa perubahan yang akan terjadi dalam penggunaan aplikasi dapodik terbaru versi 2019.c namun cara penggunaanya masih tetap seperti dengan aplikasi dapodik versi yang sebelumnya. hanya saja ada beberapa fitur yang harus di pahami dalam penggunaanya pada aplikasi dapodik terbaru versi 2019.c ini.

Berikut ini beberapa perubahan dan perbaikan yang akan berlaku pada saat rilis aplikasi dapodikdasmen versi 2019.c, diantaranya yaitu sebagai berikut ;

1. Perubahan data pribadi pada GTK hanya dapat di lakukan oleh GTK bersangkutan

2. Perubahan validasi pengecekan mata pelajaran yang tidak terdapat di struktur kurikulum

3. Perbaikan bugs pada saat pemilihan mata pelajaran pada pembelajaran

4. Perbaikan dan penyempurnaan web service local menggunakan teknologi Bearer Authentication

5. Menonaktifkan tombol proses bersama kelulusan pada jenjang Dikmen

6. Menonaktifkan tombol luluskan PD tingkat akhir pada menu rombongan belajar

7. Menonaktifkan tombol batalkan registrasi pada menu peserta didik keluar

8. Penguncian tombol tambah siswa kelas 1 SD hanya dapat di mapping pada rombel tingkat 1 saja

9. Penguncian perubahan variabel jenis _kelamin, tempat_lahir, dan NIK pada formulis GTK

10. Penguncian perubahan variabel jenis _kelamin, dan tempat_lahir, pada peserta didik.

Bagi anda para operator sekolah hendaklah bersiap-siap untuk menyambut kedatangan aplikasi dapodik versi 2019.c dengan cara menyiapkan seluruh persiapan yang akan di gunakan dalam melakukan penginputan data sekolah, data peserta didik data pembagian tugas mengajar guru dan data-data lainnya sehingga nantinya pada saat melakukan penginstalan aplikasi dapodik versi 2019.c para operator sekolah sudah siap dalam melakukan tugas barunya tersebut.

Hal penting yang harus di persiapkan oleh seorang operator sekolah yaitu menyiapkan data berupa SK pembagian tugas guru dan tenaga kependidikan, SK tugas tambahan wakil kepala sekolah , kepala perpustakaan dan kepala laboratorium, SK kegiatan ekstrakurikuler, data peserta didik yang akan di update dalam aplikasi dapodik versi 2019.c serta data-data lainnya yang sangat di butuhkan dalam melakukan penginputan di aplikasi dapodik nantinya.

Ada beberapa hal penting juga yang harus di persiapkan dalam melakukan penginputan data pada aplikasi dapodik versi 2019.c yaitu pada aplikasi dapodik versi 2019.c khususnya pada pengisian nomor induk kependudukan pada masing-masing peserta didik harus di input dalam biodata dan identitas setiap peserta didik sehingga operator sekolah hendaknya mempersiapkan data berupa kartu keluarga dari masing-masing individu peserta didik.

Selain itu hendaknya operator sekolah lebih berhati-hati dalam melakukan proses mutasi atau mengeluarkan peserta didik dari dalam aplikasi dapodik versi 2019.c sebab tidak sama lagi dengan aplikasi dapodik versi sebelumnya dimana apabila kita ingin mengeluarkan salah satu peserta didik dan akan mengembalikannya ke dalam aplikasi dapodik masih bisa di lakukan namun pada aplikasi dapodik versi 2019.c ini hal tersebut sudah tidak dapat lagi di lakukan sesuai dengan penjelasan perubahan yang terdapat pada poin nomor 7 di atas.

selain itu pada point ke 10 diatas juga di jelaskan bahwa akan di lakukan Penguncian perubahan variabel jenis _kelamin, dan tempat_lahir, pada biodata peserta didik, sehingga hendaknya dalam melakukan penginputan data tersebut di harapkan benar-benar sesuai dengan data aslinya sehingga tidak terjadi kesalahan pada jenis data peserta didik tersebut sebab apabila terjadi kesalahan pada jenis data tersebut maka untuk melakukan perbaikannya hanya bisa di lakukan dengan cara melakukan verval PD sehingga tidak lagi bisa di ubah secara langsung melalui aplikasi dapodik.

Sebagai penutup diharapkan kepada masing-masing operator sekolah untuk membaca baik-baik beberapa jenis perubahan dan perbaikan yang akan berlaku pada aplikasi dapodikdasmen versi 2019.c di atas sehingga seluruh tugas dalam penginputan dan pengaplikasian dalam mengggunakan aplikasi dapodik versi 2019.c nantinya sudah tidak lagi mengalami kendala.

Demikianlah informasi yang dapat saya bagikan pada postingan kali ini, semoga penyampaian informasi ini dapat bermanfaat bagi anda yang membutuhkannya.


Sumber http://kherysuryawan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

CARA MELIHAT DAN CEK DAFTAR NAMA PENERIMA BANTUAN PIP SD TAHUN 2019

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.



Salah satu program pemerintah yang saat ini lagi gencar-gencarnya di terapkan dalam membantu peserta didik yang hidup dalam keluarga yang kurang mampu yaitu program Indonesia pintar ( PIP ).

Program Indonesia Pintar ( PIP ) merupakan salah satu program yang berupa bantuan dalam bentuk uang tunai yang di salurkan dan di berikan kepada mereka yang tergolong dalam peserta didik kurang mampu dengan tujuan agar membantu orang tua yang merasa terbebani dengan kebutuhan pendidikan anaknya dalam menuntaskan program pendidikan di bangku sekolah.


Dengan adanya bantuan PIP ini maka pemerintah mengharapkan agar tidak ada lagi anak-anak usia sekolah untuk tidak bersekolah atau tidak ada lagi alasan untuk putus sekolah hanya gara-gara tidak bisa membiayai kebutuhan sekolah, sehingga baik peserta didik maupun orang tua yang dalam hal ini memperoleh bantuan PIP tersebut di harapkan dapat mempergunakan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya terutama memprioritaskan bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya.

Sekedar informasi untuk dapat di pahami bahwa jumlah uang yang di berikan bagi peserta didik jenjang SD dalam program PIP yaitu sebesar Rp 225.000,00 per semester atau sekitar Rp 450.000,00 dalam satu tahun (selama 2 semester).

Beberapa Syarat yang harus di penuhi bagi peserta didik dalam memperoleh program Indonesia pintar ( PIP ) ini yaitu peserta didik harus terdaftar dalam satuan pendidikan yang resmi serta data peserta didik harus terdaftar dalam aplikasi dapodik dan yang tak kalah pentingnya yaitu peserta didik wajib memiliki kartu KIP atau sering di sebut sebagai Kartu Indonesia Pintar.
Pada postingan atau artikel saya sebelumnya saya telah menjelaskan mengenai cara mudah mendapatkan kartu Indonesia pintar ( KIP ) dan manfaat yang di peroleh bagi peserta didik yang memiliki kartu Indonesia pintar ( KIP ). Bagi anda yang membutuhkan informasi mengenai cara mudah mendapatkan kartu Indonesia pintar ( KIP ) dan manfaat yang di peroleh bagi peserta didik yang memiliki kartu Indonesia pintar ( KIP ) maka dapat mengunjungi blog IndoINT dan mencari artikel yang terkait atau yang di maksud, atau langsung mengklik judul di bawah ini :

==> CARA MUDAH MENDAPATKAN KARTU INDONESIA PINTAR (KIP) TERBARU

Baiklah pada postingan saya kali ini saya akan menjelaskan mengenai cara melihat atau mengecek daftar nama-nama penerima bantuan PIP tahun 2018,2019, dan tahun-tahun selanjutnya melalui penjelasan di bawah ini :

1. silahkan anda kunjungi alamat utama berikut agar dapat login ke aplikasi pengecekan nama penerima PIP melalui alamat berikut di bawah ini :

2. Setelah anda mengklik alamat di atas maka akan tampil seperti pada gambar di bawah ini :


3. Setelah itu silahkan anda pilih Type login sebagai “Operator Sekolah” seperti pada gambar di bawah ini :


4. Setelah itu akan tampil seperti pada gambar di bawah ini:


5. Setelah itu silahkan anda login sebagai operator sekolah dengan membaca keterangan di bawah ini.
Keterangan:
Untuk bisa login sebagai operator sekolah maka silahkan isi username dan password dengan menggunakan username dan password saat anda login pada aplikasi dapodik, seperti pada informasi gambar di bawah ini :


6. Setelah anda login, maka akan terlihat gambar di bawah ini kemudian pada menu tersebut silahkan klik tulisan " Download Data" seperti pada gambar di bawah ini :



7. Untuk mengetahui daftar nama-nama penerima PIP sesuai tahun yang di inginkan, maka silahkan klik menu “ Data Sk 2018 per tahap” atau pilih data SK sesuai tahun yang anda inginkan, seperti pada gambar di bawah ini.


8. Apabila ingin melihat dan memprint nama-nama peserta didik SD yang masuk sebagai penerima dana PIP tersebut maka silahkan klik tulisan “download” dan pilih sesuai jenis tahap yang akan di download.


Apabila anda telah berhasil mendownload maka akan muncul nama-nama penerima bantuan PIP SD dalam bentuk Microsoft exel, dan untuk bisa mencairkannya maka silahkan anda persiapkan beberapa persyaratan yang sesuai dengan permintaan data perbankan di tempat anda masing-masing.

Apabila anda ingin mengetahui cara dan syarat untuk bisa mencairkan bantuan PIP dengan mudah secara mandiri ataupun secara kolektif, maka silahkan baca tutorial dan penjelasannya melalui judul di bawah ini :

== > Cara dan Syarat Mencairkan PIP Secara Mandiri atau Kolektif


Demikianlah informasi mengenai cara melihat atau mengecek nama-nama penerima bantuan PIP untuk jenjang SD, semoga postingan ini dapat bermanfaat bagi anda khususnya operator sekolah yang memilik tugas utama dalam hal ini.




Sumber http://kherysuryawan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kamis, 21 Februari 2019

MENDIKBUD: Tahun 2020 Menjadi Batas Akhir Guru Melinierkan Latar Belakang Pendidikan dengan Mata Pelajaran

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.

 Menjadi Batas Akhir Guru Melinierkan Latar Belakang Pendidikan dengan Mata Pelajaran  MENDIKBUD: Tahun 2020 Menjadi Batas Akhir Guru Melinierkan Latar Belakang Pendidikan dengan Mata Pelajaran

Assalaamu'alaikum Sahabat . 
Selamat datang disitus Hanapibani.com yang pada kesempatan kali ini akan membagikan informasi mengenai,  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali mengeluarkan kebijakan yang membuat guru deg-degan. Tahun 2020, menjadi batas akhir bagi Oemar Bakrie melinierkan latar belakang pendidikan dengan mata pelajaran (mapel) yang diampu.

ARTINYA, kesempatan itu tersisa dua tahun. Bila tak bisa dipenuhi sampai tenggat waktu tersebut, guru harus siap tak lagi berdiri di depan kelas. Itu diatur melalui Peraturan Mendikbud Nomor 46 Tahun 2016 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kaltim Musyahrim menerangkan, upaya linierisasi tenaga pendidik sebenarnya bukan hal baru. Itu berjalan semenjak program sertifikasi guru.

Sebab, hal tersebut diatur sebagai syarat penerbitan sertifikasi. Bila itu tak terbit, praktis tunjangan profesi guru juga tidak cair. “Makanya penempatan guru harus sesuai bidang ilmunya. Misal sarjana matematika, tidak bisa mengajar bahasa Indonesia,” ujarnya, kemarin (2/1).

Menurut data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, jumlah guru Benua Etam pada 2015 sebanyak 48.552 orang. Data tersebut masih relevan karena selama dua tahun belakangan tidak ada rekrutmen guru calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Mengenai jumlah guru yang belum linier, PGRI tak memiliki angka pasti. Namun, Musyahrim meyakini, kini jumlahnya tak banyak. “Kalau pun ada, paling tinggal sedikit saja. Iya, karena itu tadi, bukan hal baru,” terang mantan kepala Disdikbud Kaltim itu.

Lagi pula, mau tidak mau guru yang belum linier mesti menyesuaikan. Menjadi wajib, jika hendak lulus sertifikasi. Bagi yang sudah sarjana, guru belum linier harus bersiap menempuh pendidikan lanjutan. Mereka tinggal menempuh pendidikan selama dua semester.

Sementara itu, guru yang belum strata satu (S-1) mesti menempuh pendidikan selama delapan semester. Menurutnya, pemberlakuan aturan tersebut tak masalah bagi Kaltim. “(Kaltim) sudah siap. Menyambut positif aturan itu,” imbuhnya.

Dengan begitu, ke depan kiprah guru dalam mengajar semakin profesional. Benar-benar menguasai materi pelajaran di kelas. “Semacam dokter gigi, tidak mungkin menangani pekerjaan dokter bedah. Harus dokter bedah juga. Artinya, jangan sampai tidak sesuai bidang keahlian,” ucap dia.

Dalam peraturan baru itu, ada beberapa opsi yang masuk kriteria linieritas. Salah satunya, guru yang mengajar sesuai latar belakang pendidikan S-1. Artinya, guru yang saat S-1 mengambil pendidikan fisika, saat mengajar juga mengajarkan mapel tersebut.

Kepala Bidang Ketenagaan Disdikbud Kaltim Idehamsyah mengatakan, sebenarnya tidak ada yang sampai berakibat guru tak bisa mengajar. Asal guru yang tidak linier itu mau ditempatkan mengajar mapel sesuai ijazah S-1. Di Kaltim, dengan kondisi guru yang sudah banyak disertifikasi, menandakan bahwa para pendidik telah linier.

Namun, untuk data, pihaknya tak memiliki. Apalagi, sebelum pemberlakuan UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, pendataan guru di seluruh jenjang pendidikan ditangani kabupaten/kota. Saat sekarang saja, kewenangan SMA/SMK beralih ke pemerintah provinsi. “Kaltim sudah siap dengan aturan itu (guru mesti linier),” ucap dia.

Kepala SMA 3 Samarinda Abdul Rozak Fachrudin menyampaikan aturan linieritas guru memang sangat diperlukan untuk meningkatkan profesional kerja guru. Sebab, guru dalam mengajar mapel berdasar kompetensi yang dimiliki. “Tentu bagus sekali. Mulai ijazah kuliah, sertifikasi, dan mengajar semuanya linier. Mutu pendidikan juga bisa meningkat,” kata dia.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, Semoga ada manfaatnya untuk Sobat semua......



Sumber : http://kaltim.prokal.co/

Sumber https://www.hanapibani.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sabtu, 02 Februari 2019

CARA TERBARU TARIK PESERTA DIDIK PINDAHAN DI APLIKASI DAPODIK TERBARU

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik.



Bagi sebagian orang tua yang memiliki anak di bangku sekolahan akan merasa bangga ketika anaknya dapat bersekolah dengan baik di sekolah yang telah di tentukan, namun terkadang dalam sebuah kehidupan pastinya ada saja masalah atau kendala dalam berumah tangga sehingga terkadang banyak orang tua yang melakukan migrasi atau perpindahan dari tempat awal ke tempat baru. Hal tersebut biasanya di sebabkan oleh faktor pekerjaan ataupun faktor ekomomi dalam keluarga sehingga mau tudak mau anak yang sekolah juga harus mengikut pada orang tuanya dan akhirnya harus berpindah sekolah.


Berbicara mengenai proses perpindahan sekolah dari sekolah asal ke sekolah tujuan yang baru atau dengan kata lain di sebut dengan “ MUTASI” hal ini sering terjadi pada peserta didik. Kasus pindah sekolah tersebut merupakan hal yang wajar dan sering terjadi dalam dunia pendidikan. Namun satu hal yang perlu di ketahui bahwa prosedur pindah sekolah juga memiliki aturan yang harus di lengkapi sehingga proses mutasI siswa dapat terlaksana dengan baik.

Saat ini setiap sekolah tentunya sudah menggunakan aplikasi dapodik yang merupakan aplikasi untuk penginputan data sekolah, data pendidik dan tenaga kePendidikan, data sarana dan prasarana serta untuk penginputan data siswa.

Sesuai dengan aturan yang berlaku saat ini bahwa peserta didik yang melakukan mutasi dari sekolah asal menuju ke sekolah tujuan yang baru haruslah melakukan proses mengeluarkan data peserta didik dari aplikasi dapodik lama ( sekolah asal ) dan kemudian melakukan penarikan data ke sekolah tujuan ( sekolah baru ). Tujuannya adalah agar data peserta didik yang akan mutasi tersebut dapat masuk ke aplikasi dapodik sekolah yang baru.

Untuk melakukan proses penarikan data peserta didik pindahan maka yang memiliki peranan penting dalam hal ini adalah operator sekolah. Sebagai seorang operator sekolah kita harus mengetahui bagaimana cara melakukan proses penarikan data peserta didik pindahan (mutasi).

Memasuki tahun 2019 proses penarikan data peserta didik pindahan sudah tidak lagi dapat dilakukan menggunakan aplikasi dapodik melainkan mekanisme penarikan data peserta didik baru dan peserta didik pindahan sudah di ganti menggunakan cara terbaru dan hanya dapat dilakukan dengan cara online.

Nah, pada postingan kali ini saya akan memberikan penjelasan mengenai cara melakukan penarikan data peserta didik pindahan yang akan saya jabarkan lengkap dengan gambarnya sehingga akan memudahkan para operator sekolah dalam memahaminya.

Berikut penjelasannya :

1. Pertama silahkan anda mengunjungi alamat link di bawah ini
sehingga akan tampil seperti pada gambar di bawah ini :


2. Kedua yaitu anda harus login menggunakan menu manajemen dapodik sekolah.
Untuk melakukan login di menu manajemen dapodik sekolah, anda dapat melakukannya dengan cara berikut :
Silahkan anda klik tulisan login dan pilih “manajemen sekolah” seperti pada gambar di bawah


3. Setelah itu akan tampil seperti pada gambar di bawah ini, untuk melakukan login manajemen silahkan masukkan “username” dan “password” pada kolom yang tersedia dengan menggunakan username dan password dapodik anda kemudian silahkan lanjutkan dengan mengklik tulisan “kelola data sekolah”.


4.Kemudian akan muncul gambar informasi akun seperti pada gambar berikut, dan lanjutkan dengan mengklik tulisan “ kelola data pokok”


5. Kemudian akan muncul tampilan berikut dan klik menu “ peserta didik” untuk melakukan proses penarikan data Peserta Didik Pindahan ( Mutasi )


6. Setelah itu klik tulisan “tambah peserta didik” seperti pada gambar di bawah


7. Kemudian lanjutkan dengan melakukan langkah-langkah berikut ini :

    1) Klik Tulisan " PINDAH/MUTASI"
    2) Pilih Nama Propinsi sesuai dengan propinsi tempat sekolah asal peserta didik yang akan di mutasi
    3) Pilih Nama Kabupaten sesuai dengan Kabupaten tempat sekolah asal peserta didik yang akan di mutasi
    4) Pilih Nama Kecamatan sesuai dengan Kecamatan tempat sekolah asal peserta didik yang akan di mutasi
    5) Pilih Nama Sekolah Asal peserta didik yang akan di mutasi
    6) Klik Tulisan "TAMPILKAN"


8. Setelah itu akan tampil nama-nama peserta didik yang siap untuk di tarik datanya, dan jangan lupa untuk mengisi atau memilih kelas tujuan yang akan di tempati oleh peserta didik yang baru di tarik tersebut agar peserta didik tersebut secara otomatis masuk ke dalam rombel yang kita tentukan.



KETERANGAN :
Apabila dari semua data peserta didik yang telah di tampilkan tersebut ternyata nama siswa yang akan kita tarik tersebut tidak muncul, berarti pada sekolah asal data peserta didik tersebut belum mengeluarkan nama siswa tersebut di aplikasi dapodiknya. Sehingga untuk mengatasinya maka silahkan hubungi operator sekolah asal dan menyampaikan agar nama siswa yang akan di mutasi tersebut dapat di keluarkan melalui aplikasi dapodik sekolah asal.

9. Apabila nama peserta didik yang di tampilkan sangat banyak jumlahnya maka untuk memudahkan dalam mencari nama siswa yang akan di tarik datanya tersebut dapat menggunakan menu "search" dengan cara mengetikkan nama siswa tersebut pada kolom search dan kemudian lanjutkan dengan mengklik "enter" pada keyboard maka nama siswa tersebut akan otomatis langsung di tampilkan.



10. Langkah terakhir adalah mencentang nama peserta didik yang akan di tarik datanya kemudian klik tulisan " SIMPAN"



Apabila seluruh tahapan tersebut telah di lakukan dengan benar maka data peserta didik pindahan yang telah di tarik tersebut akan secara otomatis masuk ke dalam aplikasi dapodik namun satu hal yang perlu di ingat bahwa data peserta didik yang barusan di tarik tersebut akan masuk setelah anda melakukan syncronisasi pada aplikasi dapodik sekolah anda.

Demikianlah penjelasan mengenai cara terbaru melakukan penarikan data peserta didik pindahan ke dalam aplikasi dapodik yang dapat saya bagikan pada artikel ini,semoga dapat bermanfaat.




Sumber http://kherysuryawan.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.